Senin, 20 Maret 2017

LAPORAN
Karakeristik Bahan Pangan dan Hasil Pertanian
“ Pengamatan Sifat Fisik Buah dan Sayur”


            Nama                          : MAYVIRA AHRYANI PUTRI
            NIM                            : J1A115102
            Kelas                           : THP 4C
            Kelompok                  : Dua (2)
            Sift                              : 2

                                    TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
Judul : Pengamatan Sifat Fisik Buah dan Sayur
II         Hari/Tanggal/Tempat : Selasa, 07 Maret 2017
III        Tujuan : Agar praktikan dapat mengetahui warna, bentuk, berat, ukuran dan bagian bagian yang dapat di makan atau yang tidak dapat di makan pada sayur dan buah.

Landasan Teori
      Penegertian Buah dan Sayuran
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Pengertian buah dalam lingkup  pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati. Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk  metabolisme tumbuhan, mulai  dari             karbohidrat,protein,  lemakvitaminmineralalkaloid, hingga terpena dan terpenoid.       
Bagi tumbuhan berbunga, buah adalah alat untuk menyebar luaskan biji-bijinya; adanya biji di dalam dapat mengindikasikan bahwa organ tersebut adalah buah, meski ada pula biji yang tidak berasal dari buah. Dalam batasan tersebut, variasi buah bisa sangat besar, mencakup buah mangga, buah apel, buah tomatcabai, dan lain-lain. Namun juga bulir (kariopsis)  padi, 'biji' (juga merupakan bulir) jagung, atau polong kacang tanah. Sementara, dengan batasan ini, buah jambu monyet atau buah nangka tidak termasuk sebagai buah sejat. Dapat dijumpai, buah sejati (dalam pengertian botani) yang digolongkan sebagai sayur-sayuran, seperti buah tomat, buah cabai, polong kacang panjang, dan buahketimun. Namun demikian, dapat dijumpai pula, buah tidak sejati (buah semu) yang digolongkan sebagai buah-buahan, seperti buah jambu monyet (yang sebetulnya merupakan pembesaran dasar bunga; buah yang sejati adalah bagian ujung yang berbentuk buah nangka (yakni pembesaran tongkol bunga; buah yang sejati adalah isi buah nangka yang berwarna putih bergetah, sedangkan bagian 'daging buah' yang dimakan orang adalah tenda bunga), atau buah nanas”. Guido Tinambunan ( philip, 2004 ).
Sayuran merupakan komponen pendamping nasi (atau pangan pokok lainnya) yang berkuah cair atau agak kental. "Sayuran" adalah segala sesuatu yang berasal dari tumbuhan (termasuk jamur) yang disayur; dengan pengungkapan lain: segala sesuatu yang dapat atau layak disayur. Kebanyakan sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan, terutama daun (juga beserta tangkainya), tetapi dapat pula batang yang masih muda (misalnya rebung) atau bonggol umbi. Beberapa sayuran adalah bagian tumbuhan yang tertutup tanah, seperti wortelkentang, dan lobak. Terdapat pula sayuran yang berasal dari organ generatif, seperti bunga  (misalnya  kecombrang  dan  turi),  buah (misalnya  terongtomat, dan kapri), dan biji (misalnya buncis dan kacang merah). Bagian tumbuhan lainnya yang juga dianggap sayuran adalah tongkol jagung. Meskipun bukan tumbuhan, bagian jamur yang dapat dimakan juga digolongkan sebagai sayuran. Walaupun berkadar air tinggi, buah-buahan tidak dianggap sebagai sayur-sayuran karena biasanya dikonsumsi karena rasanya yang manis dan tidak cocok untuk disayur. Beberapa sayuran dapat pula menjadi bagian dari sumber pengobatanbumbu masak, atau rempah-rempah. Sayuran dikonsumsi dengan cara yang sangat bermacam-macam, baik sebagai bagian dari menu utama maupun sebagai makanan sampingan. Kandungan nutrisi antara sayuran yang satu dan sayuran yang lain pun berbeda-beda, meski umumnya sayuran mengandung sedikit protein atau lemak, dengan jumlah vitamin, provitamin, mineral, fiber dan karbohidrat yang bermacam-macam. Beberapa jenis sayuran bahkan telah diklaim mengandung zat antioksidan, antibakteri, antijamur, maupun zat anti racun”. Guido Tinambunan ( Gunawan,2001 ).
Sayuran merupakan kelompok komuditas pangan yang pada umumnya sangat banyak di konsumsi oleh masyarakat, baik sebagai sayuran mentah (lalapan) ataupun dengan cara dimasak terlebih dahulu. Mengonsumsi sayuran memberi sumbangan  terutama vitaim A dan C, serta serat yang penting bagi tubuh. Sayuran diklasifikasi sebagai tanaman hortikultura. Umur panen sayuran relatif pendek (kurang dari satu tahun) dan secara umum bukan merupakan tanaman musiman, artinya hampir semua jenis sayuran dapat di  jumpai sepanjang tahun, tidak mengenal musim. Karakteristik ini sedikit berbeda dengan beberapa jenis buah-buahan seperti mangga, durian dan sebagainya yang hanya di jumpai pada musim-musim tertentu satu kali dalam satu tahun. Jenis sayuran dengan sering mudah di jumpai, dan mempunya manfaat dan khasiat untuk kesehatan antara lain : wortel, tomat, kecipir, beluntas, daun katuk, daun pepaya dan lain-lain”. ( Sri Winarti, 2010: 230)


2.      Kandungan Gizi beberapa jenis Buah dan Sayuran
Kandungan gizi setiap sayuran berbeda-beda dan dipengaruhi  oleh beberapa faktor yaitu perbedaan varietas, keadaan cuaca tempat tumbuh, pemeliharaan tanaman.
            Secara umum sayuran sangat baik sebagai sumber vitamin dan mineral bagi menu makan kita, mengingat sebagian besar sayuran kaya akan vitamin, terutama vitamin A dan C, jenis vitamin lainya yang dikandung sayuran adalah vitamin B1 (thiamin) dan mineral seperti kalsium (Ca) dan besi (Fe). Berikut ini fungsi kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam sayuran
·         “Vitamin A fungsinya : proses penegeliatan, pertumbuhan, reproduksi, perkembangan tulang, kekebalan, mempertahankan jaringan epitel, mengurangi angka kesakitan dan kematian anak”. (Ari yuniastuti, 2008: 48)
·         “Vitamin C fungsinya : Pembentuk kolagen gigi, metabolisme tirosin, sintesis neurotransmitter, utilisasi Fe, Ca, folat, dan mencegah kanker.
·         Vitamin B1 (thiamin) fungsinya : Unsur sistem enzim jaringan terutama dalam hubungannya denga dekarboksilasi, misal asam piruvat dan katoglutarat”.                (Ari yuniastuti, 2008: 54)
·         “Kalsium (Ca) fungsinya : sebagai mineral utama dalam tulang dan gigi, berperan dalam kontraksi otot, fungsi saraf, penggumpalan darah, tekanan darah dan fungsi kekebalan”. (Sunita Almatsier, 2013: 328)
·         “Besi (Fe) fungsinya : berperan dalam transfer oksigen, diperlukan untuk penggunaan energi sebagai bagian kegiatan metabolisme sel dan sistem kekebalan”. (Sunita Almatsier, 2013: 330)
Buah-buahan dan sayuran adalah sumber alami yang bagus bagi kita, diantaranya  untuk memperoleh vitamin dan mineral yang penting untuk memelihara kesehatan tubuh.  Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa buah-buahan dan sayuran melindungi tubuh kita dari beragam jenis penyakit. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari buah-buahan dan sayuran
1.      “Gudang vitamin dan mineral. Buah-buahan dan sayuran mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang bagus untukkesehatan Anda, mulai dari vitamin A (betakaroten), C, magnesium, zinc, fosfor, hingga asam folat.
2.      Serat melimpah. Buah-buahan dan sayuran rendah lemak, memiliki kandungan minim garam, sedikit gula, dan sumber yang bagus untuk memperoleh serat pangan. Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak turut membantu Anda mengurangi obesitas, menurunkan kolesterol, memelihara stabilitas tekanan darah, dan melindungi Anda dari ancaman kanker.
3.      Tangkal penyakit. Buah-buahan dan sayuran mengandung fitokemikal, komponen biologi aktif yang membantu tubuh Anda melindungi diri dari berbagai jenis penyakit. Berbagai hasil penelitian menunjukkan, jika Anda mengonsumsi buah-buahan dan sayur-mayur secara rutin, Anda akan menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, kanker, dan tekanan darah tinggi”. (Mens Health, 09/01/2015
IV.       Alat dan Bahan :
Alat :   a.    Penggaris              
b. Jangka sorong                          
c.    Stopwatch                                
d. Timbangan                               
e.    Mikrometer sekrup              
f.     Pisau                                      
g.    Talenan                                    
h.    Mangkuk    


Bahan :Buah Naga 1 kg
                        Sayur Daun Ubi


V.        Prosedur Kerja :
- Warna , Aroma , Dan Rasa
Amati : Warna , Aroma dan penampakan semua bahan yang disediakan khusus untuk buah , lakukan pencicipan untuk mengetahui rasanya.
Catat semua kesan hasil pengamatan dan pencicipan termasuk adanya cacat atau penyimpangan.
Bentuk : Gambar semua bahan yang tersedia dan beri keterangan secukupnya pada gambar tersebut.
Berat : Timbang , catat berat masing-masing.
Ukuran : Ukuran panjang , Lebar , dan Tinggi / Tebal masing-masing bahan menggunakan penggaris , jangka sorong , dan mikrometer sekrup.

VI. Hasil dan Pembahasan :
Hasil :


Ø  Ukuran
        


Bagian Daun Ubi

Ketebalan (mm)

Panjang (cm)

Berat (gr)
1
2
3
1
2
3
1
2
3

Daun

0.11

0,11

0,11

16,7

16,3

15,7

1

1,1

0,9

Batang

0,19

0,17

0,16

13,6

13,2

10,8

0,4

0,4

0,4

  b. Buah Naga
Karakteristik buah Naga yaitu secara fisik bentuk buah naga hampir menyerupai buah nenas. Namun ukurannya lebih kecil dan mempunyai sirip. Sedangkan warna kulitnya berwarna merah jambu dan warna sisik nya hijau. Bentuk sisik inilah yang mirip sisik naga . Sedangkah buahnya berwarna putih bersih dan biji nya berwarna hitam, daging buahnya mirip seperti kiwi. Dan rasa buah naga manis dan asam .
                                        





Ø  Ukuran

Buah Naga
Diameter (cm)
Tinggi (cm)
1
9,49
12,2
2
7,94
10,4

% berat dapat dimakan (bdd)  =
=
=
=  61,76 %

ü   Buah naga 2
% berat dapat dimakan (bdd)  =
=
=
= 48,15 %



Pembahasan :
Karakteristik sayur daun singkong yaitu berwarna hijau, ada yang berbentuk lonjong dan ada yang menjari serta memiliki garis pada setiap daun dengan tepi yang rata. Sedangkan pada bagian ujung daun singkong terlihat seperti sangat tajam. Batangnya berbentuk bulat panjang, berbuku-buku, berkayu dan tumbuh dengan memanjang. Daun ini akan mengalami cacat atau penyimpangan apabila diserang oleh hama/serangga. Bagian yang dapat dimakan pada sayur daun singkong ini adalah daunnya.
Karakteristik dari buah naga yaitu bentuknya hampir sama dengan buah nenas. Namun ukurannya lebih kecil dan mempunyai sirip. Sedangkan bentuk kulitnya akan berwarna merah dan memiliki sisik berwarna hijau. Bentuk sisik inilah yang dikatakan seperti sisik naga. Daging buahnya ada yang berwarna putih dan ada yang berwarna merah. Pada praktikum ini kelompok kami menggunakan buah naga yang daging buahnya berwarna merah disertai taburan biji-biji kecil berwarna hitam dan biji inilh yng dapat dijadikan benih untuk membuah bibit secara generatif. Daging buah naga ini rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengalami cacat atau penyimpangan apabila terkena benturan.  Bagian buah ini yang dapat dimakan yaitu bagian daging buahnya.
            Pada praktikum kali ini buah dan sayur kita pertama mengamati dari warna, rasa, dan aroma dari kedua bahan. Khusus untuk buah dilakukan penyicipan untuk mengetahui rasanya. Setelah itu kita mengamati bentuk buah dan sayur yang telah tersedia, setelah diamati kemudian digambar bentuk buah dan sayur tersebut. Sesudah itu kita mengamati dari ukurannya, meliputi panjang, lebar dan tingginya yang diukur menggunakan jangka sorong dan makrometer skrop.
VII. KESIMPULAN

Buah dan sayuran memiliki sifat fisik yang berbeda-beda.
   Pada sayuran akan mengalami pelayuan setelah beberapa hari , ciri-ciri sayuran yang sudah layu dapat dilihat dari teksturnya, Warnanya , dan baunya.
  Pada buah terdapat tekstur, bentuk,berat, ukuran, aroma dan warna buah yang berbeda sayu sama lain
  Masaknya buah disebabkan oleh terjadinya perubahan kimiawi yang sangat kompleks. Buah yang masih muda berwarna hijau karena mengandung klorofil. Pada waktu buah menjadi tua, klorofil berubah menjadi pigmen alamiah yang berwarna kuning, merah, atau lainnya sesuai dengan jenis buah.


VIII. Daftar Pustaka

Tinambunan, G.. 2013. Philip 2004. Laporan Praktikum Pengetahuan Bahan [online]. Tersedia :http://guidotinambunan.blogspot.com/2013/12/laporan-praktikum-pengetahuan-bahan.html.  [ 09 Januari 2015 ]
Tinambunan, G.. 2013. Gunawan 2001. Laporan Praktikum Pengetahuan Bahan [online]. Tersedia :http://guidotinambunan.blogspot.com/2013/12/laporan-praktikum-pengetahuan-bahan.html.  [ 09 Januari 2015 ]

Health, Mens. 2013. Nutrisi Umum Manfaat Buah dan Sayur [online]. Tersedia:
Winarti, Sri. 2010. Makanan Fungsional. Surabaya: Graha Ilmu
Yuniastuti, Ari. 2008. Gizi dan Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Almatsier. Sunita. 2013. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama





Lampiran tabel hasil
Data Semua Kelompok
1.Kangkung dan Mangga
            *Kangkung
Bagian kangkung
Ketebalan(cm)
Panjang(cm)
Berat(gram)
1
2
3
1
2
3
1
2
3
Daun
0,015
0,018
0,019
9,2x3,4
9,9x3,2
10x1.8
0,2
0,3
0,3
Batang
0,77
0,75
0,79
38
34
35,5
8,2
6,75
7,2
Akar
11,5
10,8
11,3
11,5
10,5
10,5
1,4
1,15
1,2
Tangkai
0,37
0,32
0,39
-
-
-
0,1
0,1
0,1
           
            -Berat yang dapat dimakan                 :7,75 gram
            -Berat yang tidak dapat dimakan       :1,25 gram
% Berat dapat dimakan(BDD)
%(BDD)x100%
%BDD=86%
            *Mangga
No
Mangga
Lebar(cm)
Ketebalan(cm)
1
8,58
12,25
2
8,10
12,58
3
8,63
12,34

            -Berat awal buah mangga                   :490 gram
            -Berat yang tidak dapat dimakan       : 170 gram
%Berat dapat dimakan(BDD)
%(BDD)
%BDD=65,30%


2.Jeruk dan Bayam
            *Jeruk
Jeruk 1
Diameter Batang
7,06 cm
Berat
186,45 gr
Tinggi
5,43 cm
Jeruk 2
Diameter Batang
7 cm
Berat
152,1 gr
Tinggi
5,31 cm
Jeruk 3
Diameter Batang
6,93 cm
Berat
162 gr
Tinggi
5,61 cm

            *Bayam
Bagian
Pengukuran
Bayam I
Bayam II
Bayam III
Daun
Tebal
0,12 mm
0,12 mm
0,13 mm
Berat
0,58 gr
1 gr
0,8 gr
Tinggi
6,56 cm
5,68 cm
6,56 cm
Tangkai
Panjang
2,48 cm
3,07 cm
1,57 cm
Berat
0,2 gr
0,3 gr
0,2 gr
Batang
Berat
3 gr
2,6 gr
4,4 gr
Panjang
15,13 cm
14,99 cm
17,15 cm

3.Buah Naga dan Daun Singkong
*Buah Naga
Pengamatan
Hasil Pengamatan I
Hasil Pengamatan II
Sampel
Buah Naga
Buah Naga
Aroma
Sedikit Menyengat
Sedikit Menyengat
Diameter
9,492 cm
7,94 cm
Berat
690 gr
400 gr
Tinggi
12,2 cm
10,4 cm
Warna
Merah Muda
Merah Muda
Rasa
Sedikit Manis
Sedikit Manis

            *Daun Singkong
Pengamatan
Hasil Pengamatan
Sampel
Daun Singkong I
Daun Singkong II
Daun Singkong III
Panjang Tangkai
13,6 cm
13,2 cm
10,8 cm
Panjang Daun
16,7 cm
16,3 cm
15,7 cm
Ketebalan Daun
0,11 mm
0,11 mm
0,11 mm
Berat Daun
1 gr
1,1 gr
0,9 gr
Berat Tangkai
0,4 gr
0,4 gr
0,4 gr

Lampiran Gambar

Buah Naga                                                     Buah naga dan daun singkong
        

Daun dan tangkai kangkung                           Buah mangga
        
Bayam                                                             daun dan tangkai bayam
        





Buah jeruk                                                       daging jeruk